top of page
9270067c-42cf-47d7-bbfc-e21ad39d0c41.jpg

Lengkuas

Alpinia purpurata

Nama lokal: Lengkuas
Nama ilmiah: 
Alpinia purpurata
Penemu:-
Sejarah singkat: Lengkuas Merah tumbuh di HawaiiTrinidadGrenadaSaint Lucia, Panama, DominikaSaint Vincent dan GrenadineMartinik, Jamaika, Guadeloupe, Puerto Riko, Suriname (di mana nama Belandanya adalah bokkepoot, artinya "kaki billy-goat"), dan banyak negara-negara Amerika Tengah termasuk Belize. Tumbuhan ini juga ditemukan di Samoa, yang merupakan bunga nasional, dan secara lokal disebut teuila.

| Ciri Ciri

Lengkuas adalah tanaman herbal yang sering digunakan sebagai bumbu dapur dan obat tradisional. Berikut adalah ciri-ciri dan aspek budidayanya:
 

1. Cara Berkembang Biak

  • Vegetatif (Rimpang) → Cara utama, dengan memisahkan rimpang yang sudah bertunas untuk ditanam kembali.
     

2. Batang

Batang semu, tumbuh tegak, tinggi 1,5–2 meter. Berwarna hijau dengan pelepah daun yang menyelimuti batang.

​

3. Daun

Panjang dan lanset (lonjong runcing), berwarna hijau tua. Tersusun berselang-seling di sepanjang batang.

​

4. Bunga

Bentuk lonceng kecil, berwarna putih dengan sedikit kemerahan. Tumbuh dalam tandan di ujung batang.​

​

5. Penyerbukan

Dibantu oleh angin dan serangga seperti lebah.​

​

6. Suhu

  • Tumbuh optimal pada suhu 25–35°C.

  • Bisa bertahan di daerah panas maupun sejuk.

  • 7. Tanah

  • Tanah gembur dan subur, kaya humus.

  • Bisa tumbuh di tanah liat berpasir yang memiliki drainase baik.
     

8. Penyiraman

2–3 kali seminggu, tergantung kelembapan tanah. Jangan terlalu banyak air agar rimpang tidak membusuk.

​

9. Kelembaban

Menyukai kelembaban tinggi (sekitar 60-80%).
​

10. Pencahayaan

Membutuhkan sinar matahari penuh atau setengah teduh. Bisa tumbuh di tempat terbuka maupun di bawah naungan pohon besar.

 | Taksonomi

  • Kingdom: Plantae (Tumbuhan)

  • Divisi: Tracheophyta (Tumbuhan berpembuluh)

  • Kelas: Liliopsida (Monokotil)

  • Ordo: Zingiberales

  • Famili: Zingiberaceae (Suku jahe-jahean)

  • Genus: Alpinia

  • Spesies: Alpinia galanga

| Cara Budidaya

1. Memilih Pot

  • Gunakan pot berdiameter minimal 20-30 cm agar tanaman bisa tumbuh menyebar.

  • Pilih pot dengan lubang drainase yang baik untuk mencegah genangan air.
     

2. Menyiapkan Media Tanam

  • Tanah kebun (50%) → Sebagai media utama.

  • Kompos atau pupuk kandang (30%) → Menyuburkan tanaman.

  • Pasir atau sekam bakar (20%) → Untuk meningkatkan drainase.

  • pH tanah ideal: 5,5 - 7 agar pertumbuhan optimal.
     

3. Cara Menanam

S Cara Paling Mudah

  • Pilih rimpang sehat dan sudah memiliki tunas minimal 2-3 cm.

  • Isi pot dengan media tanam hingga ¾ penuh.

  • Buat lubang sedalam 5-10 cm.

  • Letakkan rimpang dengan tunas menghadap ke atas, lalu tutup dengan tanah tipis.

  • Padatkan tanah sedikit dan siram dengan air secukupnya.
     

4. Penyiraman​

  • Siram 2-3 kali seminggu, tergantung kondisi tanah.

  • Jangan sampai tanah terlalu basah agar rimpang tidak membusuk.​
     

5.Perawatan

  • PemupukanSetiap 2-4 minggu sekali, beri pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang.

 | Manfaat

​Manfaat Antanan bagi Kesehatan:

​

  • Antioksidan alami – Melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

  • Meningkatkan daya tahan tubuh – Mengandung senyawa antibakteri dan antivirus.

  • Meredakan peradangan – Baik untuk mengatasi nyeri sendi dan penyakit radang.

  • Menjaga kesehatan pencernaan – Mengatasi gangguan pencernaan seperti diare dan kembung.

  • Meningkatkan nafsu makan – Membantu memperbaiki metabolisme tubuh.

  • Menjaga kesehatan jantung – Membantu menurunkan kadar kolesterol.

  • Mengontrol gula darah – Potensial dalam membantu penderita diabetes.

© 2023 Tarakanita Tangerang
Community of Research Team

Yayasan Tarakanita Jl. Pelepah Indah Raya Jl. Boulevard Raya Gading Serpong No.1, Klp. Dua, Kec. Klp. Dua, Tangerang, Banten 18510 P: (021) 3908836

bottom of page