top of page

Hasil Pencarian

9 results found with an empty search

  • Patah Tulang | My Site 1

    Patah Tulang Euphorbia tirucalli Nama lokal: Patah Tulang Nama ilmiah: Euphorbia tirucalli Penemu:- Sejarah singkat: B erasal dari Afrika tropis, tepatnya dari Angola hingga Zanzibar. Tanaman ini kemudian menyebar ke berbagai daerah tropis dan subtropis di seluruh dunia, termasuk Asia dan Amerika Latin. | Ciri Ciri 1. Cara Berkembang Biak Vegetatif (Stek Batang) – Cara utama, cukup dengan memotong batang dan menanamnya langsung di tanah. 2. Batang Berwarna hijau, berbentuk silindris, dan beruas-ruas. 3. Daun Sangat kecil dan mudah rontok, Tidak berfungsi utama dalam fotosintesis, karena batangnya sudah mengambil peran ini. 4. Bunga Kecil dan berwarna kuning kehijauan. Tidak mencolok dan muncul di ujung batang. 5. Penyerbukan Dibantu oleh angin dan serangga kecil seperti lebah. 6. Suhu Tahan panas dan bisa tumbuh pada suhu 20–35°C. Tidak tahan terhadap suhu dingin di bawah 10°C. 7. Tanah Lebih suka tanah berpasir yang memiliki drainase baik. 8. Penyiraman Cukup 1–2 kali seminggu (tahan kekeringan karena batangnya menyimpan air) dan Jangan terlalu sering disiram karena mudah busuk jika tanah terlalu lembab. 9. Kelembaban Suka kelembaban rendah dan cocok untuk daerah kering. Tidak cocok untuk lingkungan yang terlalu lembap atau sering hujan. 10. Pencahayaan Membutuhkan sinar matahari penuh untuk tumbuh optimal. | Taksonomi Kingdom: Plantae (Tumbuhan) Divisi: Tracheophyta (Tumbuhan berpembuluh) Kelas: Magnoliopsida (Dikotil) Ordo: Malpighiales Famili: Euphorbiaceae Genus: Euphorbia Spesies: Euphorbia tirucalli | Cara Budidaya 1. Memilih Pot Gunakan pot dengan lubang drainase untuk mencegah genangan air. Bahan pot: Tanah liat atau plastik dengan ukuran sedang hingga besar. Jika ditanam di lahan terbuka, pastikan tanahnya tidak terlalu lembap. 2. Menyiapkan Media Tanam Tanah kebun (50%) → Sebagai media utama. Kompos atau pupuk kandang (20%) → Menyuburkan tanaman. Pasir atau sekam bakar (30%) → Untuk meningkatkan drainase. 3. Cara Menanam Potong batang sepanjang 15–20 cm dengan alat tajam. Diamkan selama 1–2 hari agar getah mengering dan luka potongan sembuh. Tanam batang ke dalam media tanam sedalam 5–10 cm. Letakkan di tempat yang teduh selama beberapa hari sebelum terkena sinar matahari penuh. 4. Penyiraman Cukup 1–2 kali seminggu, atau saat tanah benar-benar kering. Jangan terlalu sering menyiram, karena akar dan batang mudah busuk jika terlalu basah. 5.Perawatan Cahaya: Butuh sinar matahari penuh agar tumbuh optimal. Pemupukan: Berikan pupuk kandang atau kompos setiap 2–3 bulan. Bisa juga menggunakan pupuk NPK dosis rendah. Pemangkasan: Pangkas cabang yang terlalu panjang untuk menjaga bentuk tanaman. | Manfaat Manfaat Patah Tulang bagi Kesehatan: Mengatasi nyeri sendi & rematik – Getahnya sering digunakan dalam pengobatan tradisional untuk meredakan nyeri. Mengobati patah tulang – Dipercaya dapat membantu mempercepat penyembuhan tulang yang retak (harus dengan pendampingan medis). Mengatasi luka & bisul – Getahnya bisa digunakan untuk mengeringkan luka kecil (hati-hati karena bisa menyebabkan iritasi). Mengobati gangguan kulit – Dalam dosis kecil, digunakan untuk mengatasi kapalan atau kutil. Membantu mengatasi gigitan serangga – Getahnya bisa mengurangi bengkak akibat gigitan serangga

  • Srigading | My Site 1

    Srigading Nyctanthes arbor-tristis Nama lokal: Srigading Nama ilmiah: Nyctanthes arbor-tristis Penemu:- Sejarah singkat: Pohon kecil atau semak ini biasa ditanam di pekarangan rumah. Tumbuhan yang berasal dari Asia Selatan ini tidak berbentuk indah namun ditanam karena harum bunganya yang menyeruak di malam hari. Dengan warna mahkota bunga yang khas, bunganya mekar setelah matahari terbenam. Pada siang hari bunga yang mekar pada malam sebelumnya luruh. | Ciri Ciri Srigading, juga dikenal sebagai Parijat atau Night-flowering Jasmine, adalah tanaman hias dan obat yang berbunga indah dan wangi, terutama di malam hari. 1. Cara Berkembang Biak Vegetatif (Stek Batang & Cangkok) – Cara paling umum dan lebih cepat. 2. Batang Berbentuk tegak dan berkayu. 3. Daun Berwarna hijau tua, berbentuk oval dengan ujung meruncing. 4. Bunga Berwarna putih dengan pusat oranye dan sangat wangi, terutama saat malam hari. Mekar di malam hari dan gugur saat pagi hari. 5. Penyerbukan Dibantu oleh serangga malam seperti ngengat dan lebah. 6. Suhu Tahan panas dan bisa tumbuh pada suhu 20–30°C. Tidak tahan terhadap suhu dingin di bawah 10°C. 7. Tanah Memerlukan tanah yang subur dan memiliki drainase baik. 8. Penyiraman Cukup 2–3 kali seminggu (tahan kekeringan karena batangnya menyimpan air) dan Jangan sampai air menggenang karena dapat menyebabkan akar busuk. 9. Kelembaban Menyukai kelembaban sedang dan jika udara terlalu kering, bisa disemprot air secara ringan di sekitar tanaman. 10. Pencahayaan Suka sinar matahari penuh hingga teduh parsial. Jika ditanam di tempat yang terlalu teduh, bunganya akan lebih sedikit. | Taksonomi Plantae (Tumbuhan) Divisi: Tracheophyta (Tumbuhan berpembuluh) Kelas: Magnoliopsida (Dikotil) Ordo: Lamiales Famili: Oleaceae Genus: Nyctanthes Spesies: Nyctanthes arbor-tristis | Cara Budidaya 1. Memilih Pot Gunakan pot besar dengan diameter 30–50 cm jika ditanam dalam pot. Pastikan pot memiliki lubang drainase agar tidak tergenang air. Jika ditanam di lahan terbuka, pastikan tanahnya subur dan tidak becek. 2. Menyiapkan Media Tanam Tanah kebun (50%) → Sebagai media utama. Kompos atau pupuk kandang (20%) → Menyuburkan tanaman. Pasir atau sekam bakar (30%) → Untuk meningkatkan drainase. 3. Cara Menanam Metode Stek Batang (Paling Mudah & Cepat) Pilih batang sehat dengan panjang 15–20 cm. Diamkan selama beberapa jam agar getahnya mengering. Tanam batang ke dalam media tanam sedalam 5–10 cm. Siram secukupnya dan letakkan di tempat teduh hingga tumbuh tunas baru. 4. Penyiraman 2–3 kali seminggu, atau saat tanah mulai mengering. Jangan terlalu sering menyiram, karena akar bisa membusuk jika terlalu lembap. 5.Perawatan Cahaya: Suka sinar matahari penuh hingga teduh parsial. Jika kurang cahaya, bunga yang dihasilkan lebih sedikit. Pemupukan: Berikan pupuk kompos atau pupuk NPK rendah setiap 2 bulan sekali. Pemangkasan: Pangkas cabang tua dan ranting yang kering untuk merangsang pertumbuhan bunga baru. | Manfaat Manfaat Srigading bagi Kesehatan: Mengurangi gejala asma Mengobati batuk, wasir, encok, eksema, demam, dan demam nifas Mengobati haid tidak lancar, rematik, ruam kulit, kusta, dan cacingan pada anak Mengobati sembelit

  • Antanan | My Site 1

    Antanan Centella Asiatica Nama lokal: Antanan Nama ilmiah: Centella Asiatica Penemu:- Sejarah singkat: Tanaman ini berasal dari daerah Asia tropik, tersebar di Asia Tenggara termasuk Indonesia , India , Republik Rakyat Tiongkok , Jepang , Madagaskar , dan Australia kemudian menyebar ke berbagai negara-negara lain. Sering digunakan sebagai penutup tanah, adakalanya dimakan sebagai sayuran. Berkhasiat sebagai obat tradisional untuk berbagai penyakit. | Ciri Ciri Antanan (Centella asiatica), atau sering disebut pegagan, adalah tanaman herbal yang memiliki berbagai manfaat kesehatan. Berikut adalah ciri-ciri dan aspek budidayanya: 1. Cara Berkembang Biak Vegetatif: Antanan berkembang biak secara vegetatif dengan stolon (batang menjalar) yang menyentuh tanah dan membentuk akar baru. 2. Batang Batang menjalar di atas permukaan tanah (stolon), Bertekstur lunak, berwarna hijau hingga kemerahan dan Menghasilkan akar di setiap ruas yang menyentuh tanah. 3. Daun Berbentuk bundar atau ginjal, dengan tepi agak bergelombang. Warna hijau segar, permukaan halus, dan memiliki tangkai panjang. 4. Bunga berwarna merah muda atau ungu keunguan. Tersusun dalam payung kecil di ketiak daun. 5. Penyerbukan Autogami (penyerbukan sendiri) atau dibantu oleh angin dan serangga kecil. 6. Suhu Tumbuh baik di suhu 20-30°C. Bisa bertahan di berbagai kondisi, tetapi lebih subur di daerah tropis dan lembap. 7. Tanah Tanah gembur dan subur, kaya humus. Bisa tumbuh di tanah liat berpasir yang memiliki drainase baik. 8. Penyiraman Membutuhkan banyak air, tetapi tidak tahan genangan. Sebaiknya disiram 1-2 kali sehari, terutama saat musim kemarau 9. Kelembaban Menyukai kelembaban tinggi (sekitar 60-80%). 10. Pencahayaan Bisa tumbuh di tempat teduh maupun terkena sinar matahari langsung. | Taksonomi Kingdom: Plantae (Tumbuhan) Divisi: Tracheophyta (Tumbuhan berpembuluh) Kelas: Magnoliopsida (Tumbuhan berbunga / dikotil) Ordo: Apiales Famili: Apiaceae (Suku seledri-seledrian) Genus: Centella Spesies: Centella asiatica | Cara Budidaya 1. Memilih Pot Gunakan pot berdiameter minimal 20-30 cm agar tanaman bisa tumbuh menyebar. Pilih pot dengan lubang drainase yang baik untuk mencegah genangan air. 2. Menyiapkan Media Tanam Kompos atau pupuk kandang (30%) → Menyuburkan tanaman. Pasir atau sekam bakar (20%) → Untuk meningkatkan drainase. 3. Cara Menanam Stek Stolon (Batang Menjalar) – Cara Paling Mudah Pilih stolon (batang menjalar) yang memiliki beberapa daun dan akar kecil. Potong bagian stolon sepanjang 10-15 cm. Tanam sedikit dalam (sekitar 1-2 cm) ke dalam media tanam yang telah disiapkan. Siram secukupnya dan letakkan di tempat teduh hingga beradaptasi. 4. Penyiraman Siram 1-2 kali sehari (pagi dan sore), terutama saat cuaca panas. Jangan sampai media terlalu basah agar akar tidak membusuk. 5.Perawatan PemupukanSetiap 2-4 minggu sekali, beri pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang. | Manfaat Manfaat Antanan bagi Kesehatan: Meningkatkan fungsi otak – Meningkatkan daya ingat dan konsentrasi. Mempercepat penyembuhan luka – Merangsang produksi kolagen. Mengurangi stres & kecemasan – Memiliki efek menenangkan. Menjaga kesehatan kulit – Mengatasi jerawat, eksim, dan penuaan dini. Melancarkan sirkulasi darah – Baik untuk penderita varises dan hipertensi. Membantu pengobatan diabetes – Menstabilkan kadar gula darah. Menyehatkan sistem pencernaan – Mengatasi maag dan peradangan usus. Meningkatkan daya tahan tubuh – Bersifat antioksidan dan antiinflamasi

  • Kunyit Putih | My Site 1

    Kunyit Putih Kaempferia rotunda L. Nama lokal: Kunyit Putih Nama ilmiah: Kaempferia rotunda L. Penemu:- Sejarah singkat: Kunyit Putih diduga berasal dari wilayah Indocina. Tumbuhan ini menyebar secara alami di Asia, termasuk di India, Sri Lanka, Burma, Cina, Taiwan, Indocina, Thailand, Malaysia, dan Indonesia. 1 | Ciri Ciri Kunyit putih (Curcuma zedoaria) adalah tanaman herbal yang termasuk dalam keluarga Zingiberaceae. Berikut adalah penjelasan mengenai cara berkembang biak serta faktor lingkungan yang memengaruhi pertumbuhannya: 1. Cara Berkembang Biak Kunyit putih berkembang biak secara vegetatif melalui rimpang. Rimpang akan menghasilkan tunas baru yang tumbuh menjadi tanaman baru. 2. Batang Batangnya merupakan batang semu, tersusun dari pelepah daun yang saling menutupi dan tumbuh tegak dari rimpang. 3. Daun Berbentuk lanset atau memanjang dengan ujung meruncing. Warna hijau dengan sedikit pola ungu di bagian tengah. 4. Bunga Memiliki warna putih keunguan atau kuning pucat. Berbentuk seperti kerucut dengan susunan kelopak yang bertumpuk. 5. Penyerbukan Terjadi secara alami dengan bantuan angin atau serangga seperti lebah dan kupu-kupu. Namun, tanaman ini lebih sering berkembang melalui rimpangnya dibandingkan melalui biji. 6. Suhu Kunyit putih tumbuh optimal pada suhu tropis, sekitar 20–30°C. Tidak tahan terhadap suhu yang terlalu dingin atau beku. 7. Tanah Memerlukan tanah yang gembur, subur, dan kaya humus dan pH tanah ideal sekitar 5,5–6,5 (sedikit asam hingga netral). 8. Penyiraman Memerlukan kelembaban yang cukup tetapi tidak boleh terlalu basah. Disarankan menyiram 2 kali sehari saat musim kemarau dan 1 kali sehari saat musim hujan. Drainase yang baik sangat penting untuk mencegah rimpang membusuk. 9. Kelembaban Kunyit putih menyukai kelembaban 60–80% dan Bisa tumbuh di lingkungan yang lembap, tetapi tidak tahan terhadap genangan air. 10. Pencahayaan Tumbuh baik di bawah cahaya matahari penuh atau sebagian teduh. Jika ditanam di tempat yang terlalu teduh, pertumbuhannya akan lebih lambat. Kingdom: Plantae (Tumbuhan) Divisi: Tracheophyta (Tumbuhan berpembuluh) Kelas: Liliopsida (Monokotil) Ordo: Zingiberales Famili: Zingiberaceae (Suku jahe-jahean) Genus: Curcuma Spesies: Curcuma zedoaria 2 | Taksonomi 3 | Cara Budidaya 1. Memilih Pot Gunakan pot berdiameter minimal 30 cm dan kedalaman 30–40 cm agar rimpang bisa berkembang dengan baik. 2. Menyiapkan Media Tanam Campurkan bahan berikut agar tanah subur dan gembur: Tanah gembur (50%) Pupuk kandang/kompos (30%) Pasir atau sekam bakar (20%) untuk menjaga aerasi dan drainase. 3. Cara Menanam Pilih rimpang kunyit putih yang sudah tua dan memiliki 2–3 mata tunas. Tanam rimpang sedalam 5–7 cm dengan tunas menghadap ke atas. 4. Penyiraman Siram 1–2 kali sehari (pagi dan sore) saat musim kemarau. Saat musim hujan, cukup 1 kali sehari atau sesuai kebutuhan, jangan sampai tanah terlalu becek. 5.Perawatan Pemupukan: Beri pupuk organik setiap bulan dan NPK (16-16-16) setiap 2 bulan sekali (1 sdm/pot). Penyiangan: Cabut gulma agar tidak mengganggu pertumbuhan. Penggemburan Tanah: Lakukan setiap 1–2 bulan agar akar tidak terlalu padat. Pengendalian Hama: Gunakan pestisida alami seperti air bawang putih atau neem oil jika ada serangga. 4 | Manfaat Manfaat Kunyit Putih bagi Kesehatan: Antioksidan & Antiinflamasi Meningkatkan Imunitas Membantu Pencernaan Meredakan Nyeri Menjaga Kesehatan Kulit

  • Pohon | My Site 1

    Selamat datang di Tarakanita Pohon, website yang memberikan informasi terkini seputar pohon-pohon yang ada di Tarakanita Tangerang. Temukan keindahan dan manfaat dari berbagai jenis pohon di sekitar kita Telusuri Tentang Tarakanita Pohon Profil Pribadi Tarakanita Pohon adalah website informasi yang bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai pohon-pohon yang ada di Tarakanita wilayah Tangerang. Kami mengumpulkan berbagai informasi, mulai dari jenis pohon yang ada, manfaat dari pohon, hingga pohon-pohon langka yang perlu dilestarikan. Mari bersama-sama menjaga kelestarian pohon di sekitar kita.

  • Cocor Bebek | My Site 1

    Cocor Bebek Kalanchoe pinnata Nama lokal: Cocor Bebek Nama ilmiah: Kalanchoe pinnata Penemu:- Sejarah singkat: Berasal dari Madagaskar dan India. Tanaman ini termasuk dalam famili Crassulaceae. Cocor bebek memiliki banyak manfaat, di antaranya sebagai tanaman hias dan obat. | Ciri Ciri 1. Cara Berkembang Biak Sereh berkembang biak secara vegetatif menggunakan tunas daun yang tumbuh di tepi daun dan jatuh ke tanah untuk membentuk tanaman baru. 2. Batang Batang lunak, berair (sukulen), dan berdaging. Warna hijau dengan sedikit kemerahan di bagian ruasnya. 3. Daun Tebal, berdaging, dan menyimpan banyak air. Pada tepi daun sering tumbuh tunas kecil yang bisa berkembang menjadi tanaman baru. 4. Bunga Berbentuk seperti lonceng dan menggantung. Warna bunga bisa merah, merah muda, jingga, atau kuning tergantung varietasnya. Mekar saat musim kemarau. 5. Penyerbukan Dibantu oleh: Angin dan serangga seperti lebah atau kupu-kupu. 6. Suhu Tumbuh optimal pada suhu 20–30°C. Tahan terhadap panas dan kekeringan, tetapi lebih baik tidak terkena suhu di bawah 10°C. 7. Tanah Cocok ditanam di tanah yang subur, gembur, dan memiliki drainase baik. 8. Penyiraman 2–3 kali seminggu atau saat tanah mulai kering. Jangan terlalu sering menyiram karena batang dan daun menyimpan air. 9. Kelembaban Sedang hingga rendah, cocok untuk daerah kering. Tidak cocok untuk lingkungan yang terlalu lembap karena bisa menyebabkan akar membusuk. 10. Pencahayaan Membutuhkan cahaya matahari penuh atau teduh parsial. | Taksonomi Kingdom: Plantae (Tumbuhan) Divisi: Tracheophyta (Tumbuhan berpembuluh) Kelas: Magnoliopsida (Dikotil) Ordo: Saxifragales Famili: Crassulaceae Genus: Kalanchoe Spesies: Kalanchoe pinnata | Cara Budidaya 1. Memilih Pot Gunakan pot dengan lubang drainase agar air tidak menggenang. Ukuran pot: Sedang hingga besar (minimal diameter 15 cm). Bahan pot bisa dari tanah liat, plastik, atau keramik. 2. Menyiapkan Media Tanam Tanah kebun (50%) → Sebagai media utama. Kompos atau pupuk kandang (20%) → Menyuburkan tanaman. Pasir atau sekam bakar (30%) → Untuk meningkatkan drainase. 3. Cara Menanam ✅ Metode 1 (Dari Tunas Daun) Pilih daun yang sehat dan letakkan di atas tanah. Tunggu beberapa hari hingga tunas kecil tumbuh. Setelah tunas memiliki akar, tanam di pot dengan media tanam yang telah disiapkan. ✅ Metode 2 (Dari Stek Batang) Potong batang sepanjang 10–15 cm. Diamkan selama 1–2 hari agar luka potongan mengering. Tanam batang ke dalam media tanam, lalu siram sedikit air. ✅ Metode 3 (Dari Biji, Jarang Digunakan) Taburkan biji di permukaan tanah lembab. Tutup dengan tipis media tanam. Jaga kelembaban hingga tumbuh tunas. 4. Penyiraman Siram 2–3 kali seminggu, atau saat tanah mulai kering. Jangan menyiram terlalu sering karena cocor bebek menyimpan air di batang dan daunnya. 5.Perawatan Cahaya: Cocor bebek butuh sinar matahari penuh atau teduh parsial. Pemupukan: Berikan pupuk kompos atau pupuk organik sebulan sekali. Bisa juga menggunakan pupuk NPK dosis rendah (1/2 sendok teh per liter air). Pemangkasan: Pangkas daun atau batang yang kering untuk merangsang pertumbuhan baru. | Manfaat Manfaat Cocor Bebek bagi Kesehatan: Mengobati luka – Daunnya mengandung senyawa antibakteri yang membantu penyembuhan luka. Meredakan batuk dan asma – Ekstrak daun dapat membantu melegakan saluran pernapasan. Mengatasi peradangan – Bersifat antiinflamasi, cocok untuk mengurangi nyeri dan bengkak. Menurunkan demam – Daun cocor bebek sering digunakan sebagai obat herbal penurun panas.

  • Sereh | My Site 1

    Sereh Cymbopogon citratus Nama lokal: Sereh Nama ilmiah: Cymbopogon citratus) Penemu:- Sejarah singkat: dipercaya berasal dari Asia Tenggara atau Sri Lanka. Sereh dapur (Cymbopogon citratus) dapat tumbuh di daerah tropis dan subtropis Asia, Afrika, dan Amerika | Ciri Ciri 1. Cara Berkembang Biak Sereh berkembang biak secara vegetatif melalui anakan atau pemisahan rumpun. 2. Batang Batang sereh berbentuk rimpang pendek dan beruas-ruas.Bagian batang yang digunakan adalah pangkal batang yang menggembung dan berwarna putih. 3. Daun Daunnya panjang, berbentuk pita, dan meruncing di ujung. 4. Bunga Sereh jarang berbunga, terutama jika ditanam di daerah tropis. 5. Penyerbukan Karena jarang berbunga, penyerbukan alami sulit terjadi. Jika berbunga, penyerbukannya dapat dibantu oleh angin atau serangga kecil. 6. Suhu Tumbuh optimal pada suhu 20–30°C. Bisa bertahan di daerah panas maupun sejuk. 7. Tanah Cocok ditanam di tanah yang subur, gembur, dan memiliki drainase baik. 8. Penyiraman Penyiraman dilakukan 1–2 kali sehari jika musim kemarau, dan lebih jarang saat musim hujan. 9. Kelembaban Menyukai kelembaban tinggi (sekitar 60-80%). 10. Pencahayaan Membutuhkan cahaya matahari penuh (minimal 6–8 jam per hari). Kurang cocok di tempat teduh atau terlalu lembap | Taksonomi Kingdom: Plantae (Tumbuhan) Divisi: Tracheophyta (Tumbuhan berpembuluh) Kelas: Liliopsida (Monokotil) Ordo: Poales Famili: Poaceae (Rumput-rumputan) Genus: Cymbopogon Spesies: Cymbopogon citratus | Cara Budidaya 1. Memilih Pot Gunakan pot berdiameter minimal 20-30 cm agar tanaman bisa tumbuh menyebar. Pilih pot dengan lubang drainase yang baik untuk mencegah genangan air. 2. Menyiapkan Media Tanam Tanah kebun (50%) → Sebagai media utama. Kompos atau pupuk kandang (30%) → Menyuburkan tanaman. Pasir atau sekam bakar (20%) → Untuk meningkatkan drainase. 3. Cara Menanam Ambil rumpun sereh dari tanaman induk atau beli bibit sereh di pasaran. Potong sebagian daun dan akar untuk mengurangi penguapan. Jika menggunakan stek batang, pilih batang yang sudah tua, rendam pangkalnya di air selama 2–3 hari hingga tumbuh akar. Buat lubang di media tanam sedalam 5–7 cm, lalu tanam sereh dengan posisi tegak. Timbun dengan tanah dan padatkan sedikit agar tidak goyah. 4. Penyiraman Siram 2-3 kali seminggu, tergantung kondisi tanah. Lakukan penyiraman 1–2 kali sehari saat cuaca panas, tetapi jangan sampai tanah becek. 5.Perawatan Gunakan pupuk organik (kompos atau pupuk kandang) setiap 2 minggu sekali. Bisa ditambahkan pupuk NPK dengan dosis kecil setiap bulan untuk pertumbuhan lebih optimal. | Manfaat Manfaat Sereh bagi Kesehatan: Antioksidan & Anti-inflamasi – Mengandung senyawa yang membantu melawan radikal bebas dan mengurangi peradangan. Menurunkan Tekanan Darah – Membantu merelaksasi pembuluh darah dan meningkatkan sirkulasi. Membantu Pencernaan – Meredakan kembung, diare, dan gangguan pencernaan. Meredakan Stres & Insomnia – Aroma sereh dapat menenangkan dan membantu tidur lebih nyenyak. Antibakteri & Antijamur – Efektif melawan bakteri dan jamur penyebab infeksi. Menjaga Kesehatan Kulit – Minyak atsiri sereh dapat digunakan untuk mengatasi jerawat dan iritasi kulit. Membantu Menurunkan Berat Badan – Teh sereh dapat membantu detoksifikasi tubuh dan mempercepat metabolisme. Meredakan Nyeri & Sakit Kepala – Dapat digunakan sebagai obat alami untuk sakit kepala dan nyeri otot.

  • Gingseng | My Site 1

    Gingseng Panax Nama lokal: Gingseng Nama ilmiah: Panax Penemu:- Sejarah singkat: Berasal dari Madagaskar dan India. Tanaman ini termasuk dalam famili Crassulaceae. Cocor bebek memiliki banyak manfaat, di antaranya sebagai tanaman hias dan obat. | Ciri Ciri 1. Cara Berkembang Biak Sereh berkembang biak secara vegetatif menggunakan tunas daun yang tumbuh di tepi daun dan jatuh ke tanah untuk membentuk tanaman baru. 2. Batang Batang lunak, berair (sukulen), dan berdaging. Warna hijau dengan sedikit kemerahan di bagian ruasnya. 3. Daun Tebal, berdaging, dan menyimpan banyak air. Pada tepi daun sering tumbuh tunas kecil yang bisa berkembang menjadi tanaman baru. 4. Bunga Berbentuk seperti lonceng dan menggantung. Warna bunga bisa merah, merah muda, jingga, atau kuning tergantung varietasnya. Mekar saat musim kemarau. 5. Penyerbukan Dibantu oleh: Angin dan serangga seperti lebah atau kupu-kupu. 6. Suhu Tumbuh optimal pada suhu 20–30°C. Tahan terhadap panas dan kekeringan, tetapi lebih baik tidak terkena suhu di bawah 10°C. 7. Tanah Cocok ditanam di tanah yang subur, gembur, dan memiliki drainase baik. 8. Penyiraman 2–3 kali seminggu atau saat tanah mulai kering. Jangan terlalu sering menyiram karena batang dan daun menyimpan air. 9. Kelembaban Sedang hingga rendah, cocok untuk daerah kering. Tidak cocok untuk lingkungan yang terlalu lembap karena bisa menyebabkan akar membusuk. 10. Pencahayaan Membutuhkan cahaya matahari penuh atau teduh parsial. | Taksonomi Kingdom: Plantae (Tumbuhan) Divisi: Tracheophyta (Tumbuhan berpembuluh) Kelas: Magnoliopsida (Dikotil) Ordo: Saxifragales Famili: Crassulaceae Genus: Kalanchoe Spesies: Kalanchoe pinnata | Cara Budidaya 1. Memilih Pot Gunakan pot dengan lubang drainase agar air tidak menggenang. Ukuran pot: Sedang hingga besar (minimal diameter 15 cm). Bahan pot bisa dari tanah liat, plastik, atau keramik. 2. Menyiapkan Media Tanam Tanah kebun (50%) → Sebagai media utama. Kompos atau pupuk kandang (20%) → Menyuburkan tanaman. Pasir atau sekam bakar (30%) → Untuk meningkatkan drainase. 3. Cara Menanam ✅ Metode 1 (Dari Tunas Daun) Pilih daun yang sehat dan letakkan di atas tanah. Tunggu beberapa hari hingga tunas kecil tumbuh. Setelah tunas memiliki akar, tanam di pot dengan media tanam yang telah disiapkan. ✅ Metode 2 (Dari Stek Batang) Potong batang sepanjang 10–15 cm. Diamkan selama 1–2 hari agar luka potongan mengering. Tanam batang ke dalam media tanam, lalu siram sedikit air. ✅ Metode 3 (Dari Biji, Jarang Digunakan) Taburkan biji di permukaan tanah lembab. Tutup dengan tipis media tanam. Jaga kelembaban hingga tumbuh tunas. 4. Penyiraman Siram 2–3 kali seminggu, atau saat tanah mulai kering. Jangan menyiram terlalu sering karena cocor bebek menyimpan air di batang dan daunnya. 5.Perawatan Cahaya: Cocor bebek butuh sinar matahari penuh atau teduh parsial. Pemupukan: Berikan pupuk kompos atau pupuk organik sebulan sekali. Bisa juga menggunakan pupuk NPK dosis rendah (1/2 sendok teh per liter air). Pemangkasan: Pangkas daun atau batang yang kering untuk merangsang pertumbuhan baru. | Manfaat Manfaat Cocor Bebek bagi Kesehatan: Mengobati luka – Daunnya mengandung senyawa antibakteri yang membantu penyembuhan luka. Meredakan batuk dan asma – Ekstrak daun dapat membantu melegakan saluran pernapasan. Mengatasi peradangan – Bersifat antiinflamasi, cocok untuk mengurangi nyeri dan bengkak. Menurunkan demam – Daun cocor bebek sering digunakan sebagai obat herbal penurun panas.

  • Lengkuas | My Site 1

    Lengkuas Alpinia purpurata Nama lokal: Lengkuas Nama ilmiah: Alpinia purpurata Penemu:- Sejarah singkat: Lengkuas Merah tumbuh di Hawaii , Trinidad , Grenada , Saint Lucia , Panama, Dominika , Saint Vincent dan Grenadine , Martinik , Jamaika, Guadeloupe , Puerto Riko, Suriname (di mana nama Belandanya adalah bokkepoot, artinya "kaki billy-goat"), dan banyak negara-negara Amerika Tengah termasuk Belize . Tumbuhan ini juga ditemukan di Samoa , yang merupakan bunga nasional, dan secara lokal disebut teuila. | Ciri Ciri Lengkuas adalah tanaman herbal yang sering digunakan sebagai bumbu dapur dan obat tradisional. Berikut adalah ciri-ciri dan aspek budidayanya: 1. Cara Berkembang Biak Vegetatif (Rimpang) → Cara utama, dengan memisahkan rimpang yang sudah bertunas untuk ditanam kembali. 2. Batang Batang semu, tumbuh tegak, tinggi 1,5–2 meter. Berwarna hijau dengan pelepah daun yang menyelimuti batang. 3. Daun Panjang dan lanset (lonjong runcing), berwarna hijau tua. Tersusun berselang-seling di sepanjang batang. 4. Bunga Bentuk lonceng kecil, berwarna putih dengan sedikit kemerahan. Tumbuh dalam tandan di ujung batang. 5. Penyerbukan Dibantu oleh angin dan serangga seperti lebah. 6. Suhu Tumbuh optimal pada suhu 25–35°C. Bisa bertahan di daerah panas maupun sejuk. 7. Tanah Tanah gembur dan subur, kaya humus. Bisa tumbuh di tanah liat berpasir yang memiliki drainase baik. 8. Penyiraman 2–3 kali seminggu, tergantung kelembapan tanah. Jangan terlalu banyak air agar rimpang tidak membusuk. 9. Kelembaban Menyukai kelembaban tinggi (sekitar 60-80%). 10. Pencahayaan Membutuhkan sinar matahari penuh atau setengah teduh. Bisa tumbuh di tempat terbuka maupun di bawah naungan pohon besar. | Taksonomi Kingdom: Plantae (Tumbuhan) Divisi: Tracheophyta (Tumbuhan berpembuluh) Kelas: Liliopsida (Monokotil) Ordo: Zingiberales Famili: Zingiberaceae (Suku jahe-jahean) Genus: Alpinia Spesies: Alpinia galanga | Cara Budidaya 1. Memilih Pot Gunakan pot berdiameter minimal 20-30 cm agar tanaman bisa tumbuh menyebar. Pilih pot dengan lubang drainase yang baik untuk mencegah genangan air. 2. Menyiapkan Media Tanam Tanah kebun (50%) → Sebagai media utama. Kompos atau pupuk kandang (30%) → Menyuburkan tanaman. Pasir atau sekam bakar (20%) → Untuk meningkatkan drainase. pH tanah ideal: 5,5 - 7 agar pertumbuhan optimal. 3. Cara Menanam S Cara Paling Mudah Pilih rimpang sehat dan sudah memiliki tunas minimal 2-3 cm. Isi pot dengan media tanam hingga ¾ penuh. Buat lubang sedalam 5-10 cm. Letakkan rimpang dengan tunas menghadap ke atas, lalu tutup dengan tanah tipis. Padatkan tanah sedikit dan siram dengan air secukupnya. 4. Penyiraman Siram 2-3 kali seminggu, tergantung kondisi tanah. Jangan sampai tanah terlalu basah agar rimpang tidak membusuk. 5.Perawatan PemupukanSetiap 2-4 minggu sekali, beri pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang. | Manfaat Manfaat Antanan bagi Kesehatan: Antioksidan alami – Melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Meningkatkan daya tahan tubuh – Mengandung senyawa antibakteri dan antivirus. Meredakan peradangan – Baik untuk mengatasi nyeri sendi dan penyakit radang. Menjaga kesehatan pencernaan – Mengatasi gangguan pencernaan seperti diare dan kembung. Meningkatkan nafsu makan – Membantu memperbaiki metabolisme tubuh. Menjaga kesehatan jantung – Membantu menurunkan kadar kolesterol. Mengontrol gula darah – Potensial dalam membantu penderita diabetes.

© 2023 Tarakanita Tangerang
Community of Research Team

Yayasan Tarakanita Jl. Pelepah Indah Raya Jl. Boulevard Raya Gading Serpong No.1, Klp. Dua, Kec. Klp. Dua, Tangerang, Banten 18510 P: (021) 3908836

bottom of page