top of page
Patah Tulang.jpg

Patah Tulang

Euphorbia tirucalli

Nama lokal: Patah Tulang
Nama ilmiah:
Euphorbia tirucalli
Penemu:-
Sejarah singkat: B
erasal dari Afrika tropis, tepatnya dari Angola hingga Zanzibar. Tanaman ini kemudian menyebar ke berbagai daerah tropis dan subtropis di seluruh dunia, termasuk Asia dan Amerika Latin. 

| Ciri Ciri

​
 

1. Cara Berkembang Biak

Vegetatif (Stek Batang) – Cara utama, cukup dengan memotong batang dan menanamnya langsung di tanah.
 

2. Batang

  • Berwarna hijau, berbentuk silindris, dan beruas-ruas.
     


3. Daun

  • Sangat kecil dan mudah rontok, Tidak berfungsi utama dalam fotosintesis, karena batangnya sudah mengambil peran ini.
     

4. Bunga

  • Kecil dan berwarna kuning kehijauan. Tidak mencolok dan muncul di ujung batang.
     

5. Penyerbukan

  • Dibantu oleh angin dan serangga kecil seperti lebah.
     

6. Suhu

  • Tahan panas dan bisa tumbuh pada suhu 20–35°C. Tidak tahan terhadap suhu dingin di bawah 10°C.


7. Tanah
Lebih suka tanah berpasir yang memiliki drainase baik.
 

8. Penyiraman

Cukup 1–2 kali seminggu (tahan kekeringan karena batangnya menyimpan air) dan Jangan terlalu sering disiram karena mudah busuk jika tanah terlalu lembab.
 

9. Kelembaban

Suka kelembaban rendah dan cocok untuk daerah kering. Tidak cocok untuk lingkungan yang terlalu lembap atau sering hujan.
​

10. Pencahayaan

Membutuhkan sinar matahari penuh untuk tumbuh optimal.

 | Taksonomi

​​​​

  • Kingdom: Plantae (Tumbuhan)

  • Divisi: Tracheophyta (Tumbuhan berpembuluh)

  • Kelas: Magnoliopsida (Dikotil)

  • Ordo: Malpighiales

  • Famili: Euphorbiaceae

  • Genus: Euphorbia

  • Spesies: Euphorbia tirucalli

| Cara Budidaya

1. Memilih Pot

  • Gunakan pot dengan lubang drainase untuk mencegah genangan air.

  • Bahan pot: Tanah liat atau plastik dengan ukuran sedang hingga besar.

  • Jika ditanam di lahan terbuka, pastikan tanahnya tidak terlalu lembap.
     

2. Menyiapkan Media Tanam

  • Tanah kebun (50%) → Sebagai media utama.

  • Kompos atau pupuk kandang (20%) → Menyuburkan tanaman.

  • Pasir atau sekam bakar (30%) → Untuk meningkatkan drainase.
     

3. Cara Menanam

​

  • Potong batang sepanjang 15–20 cm dengan alat tajam.

  • Diamkan selama 1–2 hari agar getah mengering dan luka potongan sembuh.

  • Tanam batang ke dalam media tanam sedalam 5–10 cm.

  • Letakkan di tempat yang teduh selama beberapa hari sebelum terkena sinar matahari penuh.
     

4. Penyiraman​

  • Cukup 1–2 kali seminggu, atau saat tanah benar-benar kering. Jangan terlalu sering menyiram, karena akar dan batang mudah busuk jika terlalu basah.
     

5.Perawatan

  • Cahaya: Butuh sinar matahari penuh agar tumbuh optimal.

  • Pemupukan: Berikan pupuk kandang atau kompos setiap 2–3 bulan. Bisa juga menggunakan pupuk NPK dosis rendah.

  •  Pemangkasan: Pangkas cabang yang terlalu panjang untuk menjaga bentuk tanaman.

 | Manfaat

​Manfaat Patah Tulang bagi Kesehatan:

​

  • Mengatasi nyeri sendi & rematik – Getahnya sering digunakan dalam pengobatan tradisional untuk meredakan nyeri.

  • Mengobati patah tulang – Dipercaya dapat membantu mempercepat penyembuhan tulang yang retak (harus dengan pendampingan medis).

  • Mengatasi luka & bisul – Getahnya bisa digunakan untuk mengeringkan luka kecil (hati-hati karena bisa menyebabkan iritasi).

  • Mengobati gangguan kulit – Dalam dosis kecil, digunakan untuk mengatasi kapalan atau kutil.

  • Membantu mengatasi gigitan serangga – Getahnya bisa mengurangi bengkak akibat gigitan serangga

© 2023 Tarakanita Tangerang
Community of Research Team

Yayasan Tarakanita Jl. Pelepah Indah Raya Jl. Boulevard Raya Gading Serpong No.1, Klp. Dua, Kec. Klp. Dua, Tangerang, Banten 18510 P: (021) 3908836

bottom of page